Pilkada 2024: Malaka Kian Memanas, Belu kok Adem Ayem?

Avatar photo
Reporter : Kondradus Yohanes Klau Editor: Kaka
Pilkada 2024: Kabupaten Malaka kian memanas, sedangkan di Kabupaten Belu masih adem ayem.
Pilkada 2024: Kabupaten Malaka kian memanas, sedangkan di Kabupaten Belu masih adem ayem.

Kefamenanu, gardamalaka.comPilkada 2024 sudah mendekati tahapan resmi. Sesuai jadwal KPU, tahapan akan dimulai pada 27 Agustus 2024 mendatang.

Hampir di setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia sudah ramai diperbincangkan partai-partai mana akan saling berkoalisi, dan figur-figur mana akan saling tandem maju sebagai pasangan calon (paslon).

Di Papua Barat misalnya, paslon independen ramai dibicarakan. Diberitakan papuabarat.antaranews.com, Kamis (16/5/2024), terdapat 3 (tiga) dari 7 (tujuh) kabupaten/kota yang memiliki paslon independen, yaitu di kabupaten Kaimana dan Fakfak masing-masing 1 (satu) paslon, dan Teluk Bintuni ada 2 (dua) paslon.

Contoh lain misalnya di kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golongan Karya (Golkar) sudah menyatakan akan tetap mengusung bupati dan wakil bupati petahana, sebagaimana pemberitaan makassar.antaranews.com, Minggu (28/4/2024).

Di Nusa Tenggara Timur (NTT) sendiri sudah ramai diperbincangkan mengenai Pilkada 2024.

Melalui media-media sosial, seperti facebook, TikTok, dan WhatsApp, serta pemberitaan media online kita dapat menyimak berbagai isu, dan berita terkait Pilkada 2024.

Sebut saja di kabupaten Manggarai Barat, Christo Mario Y Pranda, putra bupati pertama Manggarai Barat, Fidelis Pranda, mendaftar sebagai bakal Calon Bupati (Cabup) Manggarai Barat pada Pilkada 2024 melalui partai Demokrat, Gerindra, Hanura dan PSI.

Baca Juga :  DPP PKB Tetapkan dan Usung Falen-Kamillus pada Pilkada TTU 2024, Sekretaris DPC PKB TTU: Partai Koalisi Masih Rahasia

Atau munculnya nama Thomas Dohu, mantan Ketua KPU NTT sebagai salah satu bakal calon bupati Manggarai periode 2024-2029.

Selain beberapa kabupaten/kota yang telah disebutkan, kabupaten Malaka sendiri yang akan menggelar Pilkada untuk ketiga kalinya sudah ramai dan kian memanas soal Pilkada 2024.

Pilkada 2024: Malaka Apa Kabar?

Berdasarkan penelusuran, sudah terdapat 3 (tiga) paslon yang akan maju bertarung pada Pilkada Malaka 27 November 2024.

Ketiga paslon tersebut, yakni Stefanus Bria Seran (SBS) – Henri Melki Simu (HMS), Simon Nahak (SN) – Feliks Bere Nahak (FBN), dan Louise Lucky Taolin/Kim Taolin (KITA) – Eduardus Bere Atok (EBA).

Masing-masing paslon pun telah sedang memastikan dukungan partai-partai politik. Paslon SBS-HMS diusung Golkar dan Perindo, SN-FBN diusung PDI-P dan NasDem, serta KITA-EBA diusung PKB dan PAN. Dan mungkin, akan menyusul dukungan dari partai-partai lain terhadap ketiga paslon.

Lantas apa kabar pilkada 2024 di Malaka? Ahh, kian memanas! Memanasnya suhu politik di Malaka bukannya tanpa sebab. Ada beberapa alasan yang bisa dicermati.

Pertama, SBS adalah bupati Malaka pertama pada periode 2016-2021 yang masih memiliki loyalis hingga saat ini, walau pada Pilkada 2020 SBS harus terjungkal oleh pesaingnya SN.

Baca Juga :  Prestasi Mentereng dan Didukung Masyarakat, Willy Lay Putuskan Maju Lagi sebagai Calon Bupati Belu pada Pilkada 2024

Kedua, SN sebagai bupati aktif periode 2021-2025 telah nyatakan sikap maju lagi sebagai calon bupati (petahana). SN mengalahkan SBS pada Pilkada 2020, karena dirinya tampil pada momentum yang tepat, saat mayoritas masyarakat Malaka telah kehilangan kepercayaan kepada SBS.

Ketiga, KITA adalah wakil bupati aktif Malaka saat ini. KITA dikenal luas karena memiliki basis dan loyalis lama warisan Ayahnya, Ludovikus Taolin (alm). Selain itu, KITA dikenal sebagai sosok santun, bersahaja dan tahu menghargai orang lain.

Keempat, SBS dan SN memiliki irisan yang sangat kuat. Keduanya berasal dari rumpun suku yang sama di daerah pemilihan (dapil) 2. Namun, tidak seperti SBS yang memiliki basis dan loyalis, SN sesungguhnya tidak memiliki loyalis dan basis yang kuat.

Kelima, SBS dan KITA adalah “lawan lama” pada pilkada Malaka 2015. Saat itu, SBS bersama pasangannya mampu mengalahkan Ludovikus Taolin, ayah dari KITA, bersama pasangannya. Sedangkan pada pilkada 2020, KITA sebagai calon wakil terhadap SN mampu mengungguli SBS dan pasangannya.

Keenam, SN dan KITA adalah satu paket bupati dan wakil bupati Malaka periode 2021-2025. Namun saat ini, karena alasan-alasan tertentu yang tidak diketahui banyak pihak, keduanya memilih jalan masing-masing. Keduanya berpisah untuk saling tarung pada Pilkada 2024. Jika menghadapkan SN dengan KITA, sudah bisa dipastikan KITA lebih unggul lantaran KITA masih tetap memiliki basis dan loyalis lama dan baru.

Baca Juga :  Meneropong Strategi Politik Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Malaka 2024

Ketujuh, baik SBS, SN, maupun KITA memilih pasangan wakil dari dapil yang sama, yakni dapil 1 kecamatan Malaka Tengah. Wakil SBS adalah HMS, wakil SN adalah FBN, dan wakil KITA adalah EBA. Pertarungan sengit, panas, dan tentu menarik akan disajikan oleh ketiga calon wakil itu. Faktor hubungan darah, kekerabatan, dan keluarga besar serta relasi sosial menjadi penentu kekuatan ketiganya.

Beberapa alasan di atas menjadikan Pilkada Malaka 2024 menarik diikuti. Dari waktu ke waktu, jelang tahapan resmi Pilkada 2024, suasana politik Malaka kian memanas.

Meski demikian Anda dan saya pasti berharap Pilkada 2024 dapat berjalan damai. Kita menginginkan Pilkada 2024 di Malaka berjalan secara aman, tertib dan lancar nantinya.

Kalau demikian di Malaka, lalu bagaimana dengan situasi Pilkada Belu 2024?

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama GardaMalaka.Com Dengan Kaka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Kaka.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.