Malaka,Gardamalaka.comKegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) bagi anak putus sekolah di NTT yang berusia 15 – 25 Tahun,dan 51 orang dari Malaka akan mendapakat pelatihan menenun untuk bisa menjadi seorang penenun yang profesional. Senin,24/10/2021.

Ketua Dekranasda Malaka drg.Maria Martina Nahak dalam sambutan di Aula susteran menjelaskan Program PKW ini dilakukan atas kerja sama antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah se-Provinsi NTT, termasuk Dekranasda Kabupaten Malaka.

drg.Maria juga menjelaskan Program PKW bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, sikap dan pola pikir berwirausaha melalui kursus dan pelatihan kepada peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha / Dunia Industri dan atau Dunia pasar.

Kegiatan PKW berjumlah 1.000 Orang se – NTT, khusus peserta dari Kabupaten Malaka sebanyak 51 Orang yang akan mengikuti program PKW selama 47 Hari kerja dari tanggal 25 Oktober hingga 20 Desember mendatang.

Selain itu juga, kegiatan ini untuk memotivasi dan menciptakan rintisan usaha baru serta pendampingan untuk dapat berkembang dan mampu bermitra dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)/Dunia Usaha, Permodalan, Pemasaran serta Instansi terkait.

Dengan adanya Program ini Peserta yang mengikuti Pendidikan Kecakapan Wirausaha proaktif dan mampu merintis dan mengembangkan usahanya secara mandiri.

Pergunakan kesempatan ini dengan baik dan berkomitmen untuk memperoleh ilmu dan kemampuan dari para Instruktur dan hendaknya pergunakan kesempatan ini, untuk menjadi seorang penenun yang profesional.

drg. Maria juga mengapresiasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang telah bersinergi dengan Dekranas dan Dekranasda NTT untuk menghadirkan program PKW di NTT

Diharapkan dengan adanya PKW ini,   mampu menciptakan wirausaha-wirausaha baru dalam upaya pengembangan ekonomi masyarakat di bidang tenun yang merupakan salah satu komoditas unggulan di NTT. (GM/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here