Malaka,Gardamalaka.comKuasa hukum Ferdinandus Rame Melkianus Contarius Seran S.H.,MH sebut terkait pemalsuan dokumen, pasal yang disangkakan ini pasal 94 undang-undang administrasi kependudukan, unsur yang terkandung didalamnya itu yang perlu kita kaji,itu adalah unsur memerintah,unsur memfasilitasi,unsur merubah data-data kependudukan ataupun elemen-elemen kependudukan, dan juga tidak masuk akal klien saya palsukan dokumen untuk kepentingan lawan perkara. Rabu,22/9/2021.

Kuasa hukum Melkianus Contarius Seran S.H.,MH ketika ditemui media, terkait perkara yang disangkakan sebenarnya kalau kita nyatakan bahwa, FR klien saya itu melakukan suatu pemalsuan dokumen (Raiminda Funan) penggugat intervensi ini adalah lawan perkara, bagaimana mungkin sebagai lawan tapi dituduh membantu untuk memalsukan KK yang notabenenya untuk kepentingan penggugat intervensi.

“Bagi saya sangat terlalu jauh, karena dokumen yang dimaksud adalah KK itu yang digunakan oleh penggugat intervensi dalam perkara perdata sementara berjalan yang disidangkan di PN atambua”.

Ada opini yang dibangun bahwa FR. juga ikut terlibat di dalamnya itu sangat janggal dan sangat prematur sekali, tidak boleh beropini yang tidak-tidak terhadap peristiwa yang terjadi harus bicara fakta.

Saya menduga kasus ini sepertinya ditunggangi jangan sampailah terjadi demikian,sebagai orang hukum bagaimana menyadarkan masyarakat dan memberikan pencerahan terhadap masyarakat, untuk kasus-kasus yang ada.

Sedangkan yang menggunakan dokumen itu adalah lawan perkara dengan FR.

Dan semua sudah diakui, oleh operator sendiri tidak pernah ada perintah dari pimpinan, jadi kesimpulannya kita bisa simpulkan sendiri bahwa ternyata tuduhan-tuduhan itu memang tidak benar.

Tapi kita tetap menghargai dan menghormati tindakan yang dilakukan oleh penyidik Polres Malaka karena itu kewenangannya. (GM/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here