Kefamenanu, Gardamalaka.com – Jefrianus Febrino Nahak sah dilantik menjadi Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu periode 2021-2022, Sabtu (12/6/2021) setelah sebelumnya terpilih menjadi Mandataris/Formatur Tunggal melalui forum Rapat Umum Anggota (RUA) pada pertengahan bulan Mei 2021.

Di samping itu, dilantik juga Badan Pengurus Harian (BPH) GEMMA Kefamenanu periode 2021-2022 oleh Ketua Umum Terlantik.

Jefrianus dilantik di Kesekretariatan GEMMA Kefamenanu, kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Acara pelantikan Jefrianus dihadiri perwakilan pemerintah (legislatif) kabupaten Malaka, Wakil Ketua DPRD Hendrikus Fahik Taek, dan dua Anggota DPRD lainnya, yakni Feliks Bere Nahak dan Paulo Roberto K. Taruk. Sedangkan pemerintah eksekutif terkonfirmasi tidak dapat menghadiri acara pelantikan.

Selain itu, acara ini dihadiri juga perwakilan beberapa organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) nasional dan lokal, masyarakat sipil, dosen dan pegawai Universitas Timor, senior dan alumni GEMMA yang tergabung dalam GARDA Malaka, serta undangan lainnya.

Ketua Umum terlantik, Jefrianus Febrino Nahak, dalam sambutannya mengatakan, sejak didirikan pada tahun 2009 hingga hari ini, GEMMA telah membentuk dan menciptakan kader-kader potensial yang berasal dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Malaka.

“Bahkan tidak sedikit pula yang berasal dari luar kabupaten Malaka. Semua berpadu dengan beragam cara pandang dan karakter, bersangkut paut, bersama belajar di dalam dan melalui wadah tercinta Gerakan Mahasiswa Malaka,” jelasnya.

Selanjutnya, dalam sambutan mewakili OKP, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Kupang Yoseph Tuna menegaskan, tugas mahasiswa adalah mengawal dan mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah agar pro rakyat.

“Idealisme yang kita tanamkan di organisasi jangan dicampuri kepentingan politik,” ujarnya.

Sementara itu, Senior dan Pendiri GEMMA Kefamenanu Petrus Nahak Manek (Piter Raibesi) menggambarkan bahwa kader GEMMA sudah cukup banyak berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“GEMMA telah melahirkan kader-kader yang kini berkarya dalam pemerintahan. Ada DPR, Penyelenggara Pemilu, ada Dosen, Guru dan ASN, ada juga yang berafiliasi di partai politik,” bebernya.

Piter Nahak yang adalah Ketua Komisioner Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Malaka itu berpesan agar para kader belajar dengan sungguh karena organisasi menjadi tempat tepat untuk menempa diri.

“Belajarlah, karena organisasi itu baik untuk membentuk pribadi seorang kader menjadi calon pemimpin,” ujarnya.

Sebagai penegasan, dalam sambutan Pembina GEMMA Kefamenanu, Kondradus Yohanes Klau memaparkan bahwa GEMMA adalah wadah yang didirikan sebagai tempat berkumpul dan belajar.

“Ketika kita memilih untuk hidup berkumpul, di sana kita mempertemukan keberagaman,” ungkapnya.

Menurut Kondradus, dalam keberagaman kita akan lebih kaya, dalam keberagaman kita akan lebih kuat, dalam keberagaman segala tantangan dapat teratasi.

Hal ini dikatakannya, merujuk pada tema umum kegiatan, yakni “Merajut keberagaman Dalam Asa Menggapai Malaka Berlian”

Pembina GEMMA itu menegaskan bahwa tidak seorang pun di dunia ini mampu berdiri dan mengandalkan kekuatannya sendiri. Hanya dalam kebersamaan kesulitan apa pun bisa dihadapi.

“Mencapai Malaka bernas dan berlian adalah pekerjaan bersama. Karena itu dituntut kekuatan bersama; dan tentu, itu mempertemukan banyak corak dan keberagaman. Bersama untuk besar, dan besar karena bersama,” pungkasnya.

Pelantikan Badan Pengurus Harian GEMMA Kefamenanu Periode 2021-2022 di Sekretariat GEMMA-Upkasen-Kefamenanu-Kab. TTU (Istimewa)
Pelantikan Badan Pengurus Harian GEMMA Kefamenanu Periode 2021-2022 di Sekretariat GEMMA-Upkasen-Kefamenanu-Kab. TTU (Istimewa)

Dies Natalis GEMMA

Rangkaian acara pelantikan terus berlanjut. Tepat pukul 00:00 atau 24:00 WITA, Minggu (13/6/2011) tengah malam, GEMMA Kefamenanu tepat berusia 12 tahun.

Perayaan momen ulang tahun dirayakan sedikit berbeda dengan cara unik ala ‘anak organisasi’. Ada ‘dinamika’ yang diskenariokan menandai momentum Dies Natalis ke-12 ini.

Hal itu tak pelak membuat beberapa undangan kelihatan panik. Namun sontak itu berubah menjadi keharuan mendalam, saat lilin bernyala di atas ‘Cake Ultah‘ menerangi kegelapan lantaran listrik sengaja dipadamkan.

Syair lagu ‘Selamat Ulang Tahun’ didendangkan, menyertai keharuan dan kebahagiaan malam itu. Ucapan ‘Happy Birthday‘ dilantunkan seiring rasa bahagia yang menyelimuti rasa hati para kader.

“Ini luar biasa,” ungkap salah seorang tamu undangan.

Dalam suasana bahagia dan gembira, pujian dan doa didaraskan.

Puji syukur Tuhan, atas usia ke-12 organisasi Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu, yang hingga kini sudah melahirkan banyak kader pemimpin. (Ji/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here