Betun,Gardamalaka.com-Badan usaha milik Desa (BUMDes) Kotabiru kecamatan kobalima timur Kabupaten Malaka disegel oleh pemilik tanah, karena surat-surat penyerahan tanah tidak jelas,kemudian ada perjanjian dari ketua BUMDes (Yoseph Ulu) akan adakan dua unit rumah untuk pemilik tanah.Jumat,30/4/2021.
Akan tetapi sudah dua tahun tidak ada realisasi, dari tahun 2019 semenjak serahkan tanah itu untuk bangun kantor BUMDes,dan saat serahkan tanah tidak ada penjelasan dari ketua BUMDes terhadap pemilik tanah terkait dengan isi surat. Sedangkan pemilik tanah tidak bisa membaca,pengurus hanya sampaikan untuk BUMDes buatkan dua unit Rumah kepada pemilik tanah.
Primus Lau anak kandung dari Heronimus Lau pemilik tanah dan yang menyerahkan tanah kepada pengurus BUMDes kotabiru. Yang dipersoalkan oleh pemilik tanah adalah surat-surat tanah, karena saya sebagai anak kandung tidak dilibatkan untuk tandatangan surat penyerahan tanah, dengan perjanjian dua unit rumah untuk pemilik tanah, yang dilibatkan hanya saudari kandung dan Bapak kandung yang tidak tahu baca.ucap Lau.
Lau juga menambahkan semenjak Tahun 2019 penyerahan tanah, saya tidak ada ditempat tapi diluar daerah, mereka bicarakan hanya dengan Bapak dengan kaka Nona (Heronimus Mau dan kaka Maria )setelah saya dengar infomasi itu,berusaha untuk kembali, setelah kembali semua sudah di tandatangan, anenya isi dari surat penyerahan tanah itu, kami juga tidak tahu sampai sekarang.
Tambahnya” Bapak kandung Hironimus Mau, dan kaka Maria yang ikut tandatangan tapi tidak bisa baca,dan dari pengurus BUMDes pun tidak menjelaskan isi dari surat itu kepada pemilik tanah, hanya sampaikan secara lisan oleh ketua BUMDes “Yoseph Ulu” akan buatkan dua unit rumah kepada pemilik tanah itu saja, yang disampaikan. Tapi sampai dengan hari ini belum dibuatkan sama sekali.
Waktu yang berbeda Penjabat Desa Kotabiru, camat kobalima timur Wenseslau Leki ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp dirinya menyampaikan saya sudah tidak Pj.Kades Kotabiru lagi.ujarnya”.
Wens Leki juga menjelaskan terkait ada penyegelan ini mereka sudah laporkan ke kecamatan,saran saya buat surat undangan untuk klarafikasi, semua ini terjadi karena kurang komunikasi saja.Sehingga hari selasa ini ada klarafikasi di kantor Desa Kotabiru.jelasnya”. (GM/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here