Kefamenanu,Gardamalaka.com -Beberapa waktu lalu ada sembilan orang Tenaga  Kontrak melakukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Pemerintah Kabupaten TTU atas kekeliruan yang telah terjadi di tubuh Pemerintahan.
Sembilan Orang Tenaga Kontrak tersebut melakukan hal ini karena Pemerintah tidak membayar honor mereka selama 12 bulan di tahun 2020 juga tidak di SK-kan. Dan setelah itu Pemerintah Kabupaten TTU  juga bersedia memberikan Hak- Hak Para Teko berupa honor tahun 2020 dan bersedia memberikan SK Pengangkatan.
Disampaikan kepada media melalui via whatsApp Jumat, 15/4/21 Kuasa Hukum Adrianus Magnus Kobesi,SH menyatakan Selain itu dari sembilan Tenaga Kontrak tersebut akan memperoleh SK pengangkatan Tahun 2021 terhitung Maret 2021 yang di berikan oleh Pemerintah TTU.
Kesembilan orang tenaga Kontrak tersebut, juga telah secara iklas menerima dan berterimakasih karena Pemerintah Kabupaten TTU mau mengakui kekeliruan dan bersedia mempekerjakan kembali mereka pada sekolah masing – masing, ungkapnya.
Dan sembilan Tenaga Kontrak menyatakan puas dan bersedia menandatangani berita acara perdamaian pada Jumat 16/4/2021.bebernya.
Selanjutnya, Kuasa Hukum Adrianus, menyatakan ini pembelajaran berharga agar Pemerintah Daerah TTU tak sewenang-wenang terhadap tenaga kontrak atau jadikan tenaga kontak sebagai alat politik belaka, karena semua di Republik Indonesia ada hukumnya.
Selain itu, Kuasa Hukum hadir dalam penandatangan akta perdamaian yakni para Pihak baik Penggugat maupun Para Tergugat juga Hakim Mediasi turut hadir menyaksikan kesepakatan yang tertuang dalam akta perdamaian. (GM/Ven)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here