BETUN, GARDAMALAKA.COM – Bangunan Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Weliman mangkrak, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka melaui Komisi III bertekad mengawal hingga tuntas dikerjakan tahun ini.

Penelusuran media, hampir setahun bangunan Puskesmas Weliman di Kabupaten Malaka ini dibiarkan mangkrak.

Informasi dan data dihimpun, Puskesmas ini dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2019 sebesar 4,7 miliar rupiah.

Ketua Komisi III Feliks Bere Nahak, Jumat (5/3/2021) menegaskan bahwa hal ini menjadi perhatian serius Komisi III DPRD Malaka seiring ramainya pembahasan mengenai bangunan mangkrak ini di media sosial.

“Karena (bangunan) itu sudah termasuk perhatian publik, terhadap pekerjaan di Puskesmas Weliman, itu terus bergulir di media sosial, maka Komisi III menyikapinya dengan mengundang Dinas Kesehatan supaya kita minta penjelasan teknis,” jelas Feliks.

Disampaikan Feliks, hari ini (Jumat, red) Kadis Kesehatan sudah hadir memenuhi undangan dialog dari DPRD.

“Kami lama berdialog, berdiskusi dengan Kadis Kesehatan; dan beliau sendiri sudah menjelaskan bahwa akan diselesaikan di akhir tahun ini,” jelas mantan Ketua KPU TTU ini.

Feliks yang karib disapa FBN ini menambahkan, terkait dengan keterlambatan pembagunan Puskesmas Weliman akan dijelaskan sendiri oleh Kadis Kesehatan.

“Itu nanti Kadis Kesehatan sendiri yang menjelaskan, karena kami dari Koimisi III tidak ada niat atau memvonis ini (terjadi) karena ketidakmampuan dinas. Bukan!,” tegasnya.

Lanjutnya, Komisi III tidak pada ranah untuk memvonis. Komisi hanya merespon apa yang menjadi harapan publik, agar semua pekerjaan fisik harus diselesaikan sesuai dengan durasi waktu, dalam kontrak kerjasama antara dinas dengan pihak yang mengerjarkan itu.

“Kami dari Komisi III minta supaya segera diselesaikan. Ada kendala di mana, itu menjadi urusannya Dinas Kesehatan. Selesaikan itu baik-baik suapaya bisa dipakai oleh masyarakat,” ujarnya.

Feliks menegaskan, seharusnya pengelola teknis serius dalam pengerjaannya. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan.

“Apa artinya membagun sebuah puskesmas, gunakan anggaran dari DAK yang begitu besar, kemudian yang mengelola teknisnya kerjanya main-main? Kita tidak mau begitu, dan kami akan terus mengawasi,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan drg. Paskalia Frida Fahik menjelaskan Puskesmas Weliman yang lagi mangkrak itu akan diselesaikan pengerjaannya.

“Iya, untuk Puskesmas Weliman harus diselesaikan,” katanya singkat.

Menurut Frida Fahik, pihaknya membutuhkan bangunan tersebut sehingga wajib untuk diselesaikan.

“Kita butuh bangunannya jadi harus diselesaikan,” ujar Kadis Kesehatan usai berdiskusi dengan komisi III di ruangan Komisi. (GM/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here