BETUN, GARDAMALAKA.COM – Perdana, sebuah gedung sekolah berlantai dua berdiri megah di Betun, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Informasi yang dihimpun, gedung berlantai dua ini dibangun atas suntikan dana dari Kementerian Agama RI, dan bakal digunakan oleh SMAK Santa Maria Fatima Betun dalam kegiatan belajar-mengajar.

Gedung ini memiliki lima ruang kelas, dan satu ruang guru, dilengkapi dengan empat ruang Water Closed.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Malaka, Dra. Yosefina Matilda Neonbeni, M.Hum pun resmi menyerahkan gedung berlantai dua itu ke pihak Yayasan Pendidikan Katolik Liurai Malaka, Kamis (4/3/2021) setelah dinyatakan kelar dan siap pakai.

Penyerahan ini resmi diterima oleh Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Liurai Malaka, Rm. Yanto Bere, Pr.

Dalam arahannya, Kakanmenag Kabupaten Malaka, Dra. Yosefina Neonbeni, M.Hum, mengajak segenap guru SMAK untuk bersyukur karena SMAK bisa memiliki gedung yang layak untuk dipakai kelak.

“Karena kita baru mulai, tentu masih banyak kekurangan, tetapi pada prinsipnya, penghuni adalah jiwa dari gedung yang dihuni itu,” ujar Yosefina.

Sementara, dalam sambutan sebelum serah terima, Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Liurai Malaka, Rm. Yanto Bere, Pr mengungkapkan syukur kepada Tuhan, atas peristiwa bersejarah yang terjadi ini.

“Kalau bukan Tuhan yang membangun maka sia-sialah para tukang bekerja,” kata Rm. Yanto.

Pastor Yanto menambahkan, gedung berlantai dua dengan enam ruang ini, merupakan gedung sekolah perdana di Malaka tingkat SMA, yang berlantai dua.

“Ini memang sebuah kebanggaan, tetapi sekaligus merupakan tantangan,” timpalnya.

Tak lupa, Ketua Yayasan yang adalah salah satu Pastor yang bertugas di Paroki Betun ini, menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agama, Dirjen Bimas Katolik, dalam hal ini, Kakanmenag Malaka yang hadir, atas perhatian kepada SMAK Santa Maria Fatima Betun.

Pantauan media, serah terima ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Kantor Kemenag Kabupaten Malaka, Pengurus Yayasan Pendidikan Katolik Liurai Malaka, serta sejumlah guru SMAK Santa Maria Fatima Betun.

Turut hadir, dua pastor muda tercetar, sekaligus guru SMAK, yang kini bertugas di Paroki Betun, Rm. Marsel Naikey, Pr dan Rm. Yudel Neno, Pr. (GM/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here