BETUN, GARDAMALAKA.COM – Penyidik Polres Malaka akhirnya menaikkan status penanganan kasus dugaan penganiayaan wartawan media siber gardamalaka.com, Yohanes Seran Bria (Bojes) dari penyelidikan menjadi penyidikan, dan mengantongi tiga nama tersangka masing-masing berinisial SFK, RSK, dan JS.

Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno melalui Kasat Reskrim, Iptu Yusuf ketika dikonfirmasi via pesan WhatsApp dari ponselnya, Kamis (21/10/2020) malam membenarkan peningkatan status penanganan kasus tersebut.

Iptu Yusuf tidak memberi komentar panjang lebar soal peningkatan kasus ke tingkat penyidikan.

Akan tetapi, dengan peningkatan status tersebut, penyidik sudah mengantongi nama para calon tersangka.

“Pasti ada tersangka,” kata Iptu Yusuf sambil memastikan jumlah tersangka kasus tersebut sebanyak tiga orang.

Sebelumnya dilansir media massa, Kapolres Albert menunjukkan keseriusan Polres Malaka dalam penanganan kasus yang terjadi di ruas jalan sekitar Sekretariat Tim Pemenangan Paslon SBS-WT yang beralamat di Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka, Kamis (15/10) pekan lalu sekira pukul 17.00 Wita.

Dikatakan, Polres Malaka tidak mentolerir kesalahan dan pelaku kasus pemukulan wartawan karena sudah menjadi atensi khusus Polda NTT.

Itulah sebabnya, penyidik Polres Malaka membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus penganiayaan tersebut.

Data dan informasi yang dihimpun, Kamis (22/10) menyebutkan, proses hukum kasus dugaan penganiayaan Bojes ditingkatkan menjadi penyidikan.

Dengan demikian, dalam kasus tersebut, sudah terdapat unsur tindak pidana dan adanya penetapan tersangka.

Tidak menutup kemungkinan, penyidik akan melakukan penahanan untuk mempercepat kelancaran penanganan kasus penganiayaan terhadap wartawan tersebut. (Tim/Red)

BACA JUGA:
Terkait Pemukulan Wartawan Gardamalaka.com, Kuasa Hukum: ‘Saya Apresiasi Kinerja Polres Malaka’

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here