KEFAMENANU, GARDAMALAKA.COM – Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu mengutuk keras tindakan premanisme yang dilakukan pendukung SBS-WT terhadap dua wartawan Malaka, Bojes Seran dan Ferdi Costa, Kamis (15/10/2020) sore sekira pukul 17.00 WITA.

Berikut pernyataan sikap GEMMA Kefamenanu yang diterima redaksi.

“Melihat video dan berita media online yang beredar tentang 2 (dua) wartawan Malaka yang dianiaya pendukung SBS-WT tepat di Haitimuk sore tadi (Kamis), kami dari Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu menyatakan sangat menyangkan tindakan kriminal yang dilakukan tersebut terhadap kedua saudara wartawan Malaka di antaranya saudara Bojes Seran dan Ferdi Costa.

BACA JUGA:
GARDA Malaka Kecam Keras Tindak Pemukulan Terhadap Wartawan Gardamalaka Dan Suluhdesa

Menyikapi peristiwa yang tidak humanis ini, GEMMA Kefamemanu mengutuk keras pelaku-pelaku kriminal yang menganiaya kedua wartawan tersebut. Sebab tindakan ini bukan tindakan yang demokratis di dalam berdemokrasi dan dengan sendirinya merusak wajah demokrasi di kabupaten Malaka.

Tindakan yang menimpa kedua wartawan ini merupakan tindakan yang sangat tidak humanis, tanpa hujan dan badai kedua wartawan ditarik-tarik bahkan dipukuli oleh pelaku di tengah-tengah kerumunan aparat penegak hukum (APH), karena diduga salah satu wartawan (Bojes Seran) telah mengambil gambar/video lantaran melihat pendukung SBS-WT menghadang (sesuai kronologis) kedua Wartawan yang sementara mengawal rombongan SN-KT usai kampanye.

Yang sangat kami sayangkan adalah -melihat video yang beredar- aparat penegak hukum (APH) seakan menunjukkan sikap permisif (membiarkan) dan apatis dalam melerai kejadian tersebut.

Oleh karna itu, GEMMA Kefamenanu mengutuk keras tindakan tersebut, dan memberi deadline waktu 1 x 24 jam kepada pihak Polres Malaka untuk secepatnya menangkap para pelaku yang mengeroyok kedua wartawan.

Jika dalam waktu 1 x 24 Jam para pelaku belum ditangkap maka Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu akan layangkan kartu kuning kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Malaka dan akan menggelar aksi besar-besaran di Kabupaten Malaka tepatnya di Polres Malaka.

Harusnya Polisi langsung mengamankan pelaku yang secara terang-terangan memukul wartawan gardamalaka.com, Bojes Seran.

Kami sangat pertanyakan asas melindungi, dan mengayomi dari kepolisian yang ada saat kejadian tersebut.” (Tim/Red)

BACA JUGA:
Rombongan SN-KT Dihadang Pendukung Paslon SBS-WT, Dua Wartawan Media Online Dipukul

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here