KUPANG, GARDAMALAKA.COM –  Yulianus Bria Nahak, S.H., M.H (YBN) mendesak Polres Malaka segera menindaklanjuti aksi pelemparan batu terhadap rombongan relawan SN-KT yang terjadi di jalan umum Haitimuk, depan rumah Bupati nonaktif, Stefanus Bria Seran (SBS).

Informasi yang dihimpun, pihak korban sudah melaporkan aksi pelemparan terhadap rombongan Paket SN-KT kepada pihak Kepolisian (Polres Malaka) sehingga Polres Malaka diharapkan segera menindaklanjuti laporan ini dan diproses secara hukum.

Saat diwawancarai via sambungan telefon seluler, Selasa (13/10/2020), YBN menegaskan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh oknum yang diduga dari Paket SBS-WT adalah perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana.

“Maka perbuatan ini harus segera diproses agar pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya mengingat bahwa saat ini masa-masa politik,” kata YBN, salah satu Tim Hukum SN-KT ini.

Dirinya meminta agar Polres Malaka tidak diam dengan masalah-masalah seperti ini dan segera memroses agar masa politik ini berjalan damai.

“Polres Malaka yang mempunyai kewenangan di wilayah Kabupaten Malaka, segera menindaklanjuti perbuatan yang dilakukan oleh oknum tersebut. Perbuatan yang tidak terpuji ini harus perlu diusut Polres Malaka agar perbuatan yang dimaksud tidak terulang lagi,” tegas dia.

Katanya lagi, perbuatan melempar batu yang diduga dilakukan oleh oknum tim SBS-WT adalah perbuatan yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Segera Ketua Tim SBS-WT menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisan,” pintanya tegas.

Menurut YBN, perbuatan ini bisa dikategorikan sebagai tindak pidana sebagaimana diatur dalam  Pasal 170 KUHP Ayat 1 dan 2 bagian pertama dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Ayat 1 dalam Pasal 170 KUHP itu menyebutkan, siapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.

Sementara Ayat 2 bagian pertama mengatur hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun jika pelaku dengan sengaja merusakkan barang atau kekerasan yang dilakukannya itu menyebabkan sesuatu luka.

“Hal ini perlu ditindak tegas oleh Pihak Kepolisian (Polres Malaka) agar bisa memberikan efek jera bagi Tim Pendukung kedua paslon mengingat bahwa saat menjelang PILKADA harus memberikan hal-hal yang baik kepada masyarakat tanpa menyakiti satu sama lain,” pungkas YBN. (Tim/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here