Arnoldina Mariana Hoar Bria, S.Ag - Pengawas Sekolah Muda Pendidikan Katolik Tingkat TK/SD Pada Kantor Kementerian Agama Kab. Malaka (Dok. Pribadi)
Arnoldina Mariana Hoar Bria, S.Ag - Pengawas Sekolah Muda Pendidikan Katolik Tingkat TK/SD Pada Kantor Kementerian Agama Kab. Malaka (Dok. Pribadi)

Peran Pengawas Pendidikan Agama Katolik Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Kabupaten Malaka Saat Pandemi COVID-19

Oleh: Arnoldina Mariana Hoar Bria, S.Ag*

*) Pengawas Sekolah Muda Pendidikan Katolik Tingkat TK/SD Pada Kantor Kementerian Agama Kab. Malaka

GARDAMALAKA.COM – Kemunculan pandemic Covid-19 di Indonesia membuat kaget semua lapisan masyarakat, tidak terkecuali pengawas Pendidikan Agama Katolik (PAK).

Tugas-tugas kepengawasan yang sebelumnya bejalan normal-normal saja dengan cara konvesional tatap muka, tiba-tiba harus berubah menjadi daring (dalam jaringan) karena tidak bisa bertemu secara langsung atau melakukan kunjungan ke sokolah.

Dalam menghadapi situasi seperti ini, pengawas pendidikan Agama Katolik harus punya strategi untuk bisa melakukan tugas kepengawasan, seperti melakukan monitoring dan bimbingan kepada guru binaan dengan cara melakukan kunjungan langsung ke rumah Guru Agama atau melalui media sosial seperti WhatsApp.

Penyelenggaraan Pendidikan Katolik di Malaka

Berdasarkan gambaran umum penyelengaraan pendidikan katolik di Kabupaten Malaka tahun 2020 yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malaka, Petrus Bere Seran S.Ag pada tanggal 26 Juni 2020 tentang kegiatan Pengawas Pendidikan Agama Katolik (PAK), disebutkan beberapa cara yang dapat ditempuh sebagai berikut:

Melakukan monitoring dan pendampingan pada guru Pendidikan Agama Katolik sesuai wilayah binaan masing-masing;
Melakukan tugas kepengawasan melalui media komunikasi HP, baik pertelphon, SMS maupun WA grup;
Melakukan kunjungan ke rumah bagi guru agama katolik yang tidak memiliki HP android;
Melakukan pendataan guru dan siswa katolik melalui telpon, WA dan SMS.

Adapun jumlah guru yang dibina tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Malaka, meliputi 261 orang guru agama katolik mengajar di sekolah dasar (SD) terbagi untuk 4 (empat) orang pengawas, 110 orang guru yang mengajar di tingkat SMP/SMA/SMK didampinggi oleh seorang pengawas sekolah menengah.

Kendala yang Dihadapi Pengawas PAK

Kegiatan kepengawasan yang dilakukan para pengawas pendidikan Katolik bukannya tanpa hambatan, apalagi di tengah pandemi Covid-19.

Beberapa kendala dan kesulitan yang dihadapi oleh Pengawas Pendidikan Agama Katolik dalam melaksanakan tugas kepengawasan saat pandemic covid-19 ini adalah: Sulit berkomunikasi karena ada beberapa Guru yang tinggal di wilayah yang sulit mendapat akses jaringan internet;
Masih ada guru yang belum memiliki HP android.

Ada guru yang memiliki HP android tetapi belum bisa mengoperasikannya; Beberapa guru yang kurang aktif menggunakan media sosial seperti WhatsApp dan Facebook karena kesibukan lain.

Menghadapi kendala sebagaimana disebutkan, para pengawas dituntut mencari solusi optimal demi terlaksananya tugas kepengawasan secara baik dan bertanggung jawab.

Tuntutan terhadap Pengawas PAK

Beberapa tuntutan yang harus dipenuhi para pengawas pendidikan agama Katolik, yaitu Pengawas harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang siapa Guru Agama Katolik yang dibina dan bagaimana mereka melakukan tugas sebagai pendidik sehingga membantu pengawas dalam merancang program bimbingan yang lebih baik.

Selain itu, pengawas juga harus memiliki keahlian yang cukup untuk memanfaatkan teknologi yang ada, sehingga lebih optimal dalam melaksanakan tugas kepengawasan kepada guru binaan.

Di sisi lain Pengawas Pendidikan Agama Katolik (PAK) memiliki peran penting dalam pengembangan kualitas pendidikan di sekolah.

Untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pengawas Pendidikan Agama Katolik dengan baik, pengawas harus mampu memahami dan mengimplementasikan kompetensi yang dimiliki oleh seorang Pengawas PAK.

Merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 tahun 2007 dan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 tahun 2010 kompetensi tersebut, antara lain Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Supervisi Manajerial (Khusus bagi pengawas PAK yang diberi tugas sebagai pengawas Sekolah Keagamaan Katolik), Kompetensi Supervisi Akademik, Kompetensi Evaluasi Pendidikan Agama Katolik, Kompetensi Penelitian dan Pengembangan dan Kompetensi sosial.

Fungsi Pengawas PAK

Dalam melaksanakan tugas pengawasan akademik, Pengawas Pendidikan Agama Katolik mempunyai fungsi untuk melakukan : penyusunan program pengawasan PAK; pembinaan, bimbingan dan pengembangan profesi guru PAK; pemantauan penerapan Standar Nasional Pendidikan (SNP); penilaian hasil pelaksanaan program pengawasan; dan pelaporan tugas pelaksanaan pengawasan.

Selanjutnya dalam keputusan Dirjen Bimas Katolik Nomor 828 tahun 2018 tentang Pedoman Kerja Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Katolik di Lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI dijelaskan bahwa Pengawas PAK berkedudukan sebagai pelaksana fungsional di bidang pengawasan akademik mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik pada satuan pendidikan, dan berwenang melakukan pengawasan manajerial di Taman Seminari dan Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK).

Simpulan

Dalam melaksanakan tugas kepengawasan di masa pandemi covid-19 pengawas PAK harus bertransformasi dan berusaha untuk menyesuiakan diri dengan perubahan yang terjadi.

Hal ini dilakukan untuk dapat meningkatkan kompetensi Guru Agama Katolik dalam menyusun administrasi perencanaan pembelajaran; melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan; dan melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik.

Selain itu, pengawas harus mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran; memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan; dan memberikan bimbingan dalam melakukan refleksi.

Dengan demikaian, kehadiran Pengawas Pendidikan Agama Katolik benar-benar mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Malaka meski dalam situasi pandemi COVID-19. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here