Konferensi Pers saat Peluncuran Film Petualangan Si Kembar di Mavtel Hotel Jakarta (Dok. Tim)
Konferensi Pers saat Peluncuran Film Petualangan Si Kembar di Mavtel Hotel Jakarta (Dok. Tim)

JAKARTA, GARDAMALAKA.COMKetua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Alicia Djohar dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi (Kak Seto) memberi apresiasi terkait peluncuran Film Petualangan Si Kembar arahan Sutradara Roy Wijaya.

Film Petualangan Si Kembar: Damai Dalam Kasih Tuhan merupakan sebuah film yang penuh nilai edukasi. Ceritra dalam film ini banyak mengungkapkan ketulusan dan kasih sayang di saat musim pandemi corona atau covid-19.

Roy Wijaya, sang Sutradara mengemukakan, film Petualangan Si Kembar merupakan jawaban inovatif pembelajaran pendidikan dan solusi baru yang perlu didesain dan dilaksanakan oleh para pemangku kepentingan pendidikan dengan memaksimalkan media yang ada seperti media daring (online) atau Youtube.

“Jadi film ini juga sebagai pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang bisa ditiru dengan baik. Bagaimana berbuat baik, tanpa harus ada dalih apapun,” ungkap Roy saat peluncuran filmnya di Maven Hotel, Fatmawati, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Roy meyakini, filmnya itu sangat menyentuh jiwa dan bermakna edukasi di saat pademi. Di mana anak-anak libur sekolah tapi tak lupa belajar dan berbuat kebaikan pada sesamanya.

Film tersebut dapat diakses di Youtube melalui kanal ‘KembarTV Official’.

Petualangan Si Kembar pun menjadi film yang mendapat apresiasi Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi (Kak Seto) yang turut hadir menyaksikan peluncuran film tersebut.

Menurutnya, film Petualangan Si Kembar selain bermakna edukasi juga contoh bagi film-film lainnya, khususnya film anak-anak yang saat ini sangat minim, untuk dijadikan tayangan yang bermakna.

Sutradara Film Petualangan Si Kembar, Roy Wijaya (Kiri) dalam Konferensi Pers Peluncuran Film di Maven Hotel Jakarta (Dok. Tim)
Sutradara Film Petualangan Si Kembar, Roy Wijaya (Kiri) dalam Konferensi Pers Peluncuran Film di Maven Hotel Jakarta (Dok. Tim)

Senada, Sonny Pujisasono menilai film Petualangan Si Kembar adalah film anak-anak yang dapat dijadikan contoh dan harus hadir setiap saat di tengah tengah turunnya nilai moralitas dan sopan santun yang kini mulai terkikis.

“Harusnya film seperti ini lebih diperbanyak dengan cerita yang berbeda, agar kelak anak-anak Indonesia ke depan lebih memahami peran dan masa depannya yang lebih baik,” terang  Sonny yang hadir sebagai pembicara mewakili Yayasan Usman Ismail, dan saat ini sedang mempersiapkan Usman Ismail Award 2021 yang merupakan penghargaan film tertinggi di Indonesia.

Apresiasi dan Respon positif atas kehadiran Film Petualangan Si Kembar juga disampaikan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Alicia Djohar.

Menurutnya Film Petualangan Si Kembar adalah bukti keberanian anak-anak Indonesia dengan nyali yang besar. Karena berani tampil di depan kamera dengan aktingnya yang sangat menawan.

“Salut kepada si Kembar di usianya ke-9 tahun sudah bisa berakting dan ini bisa jadi pendidikan ke teman-teman seusianya di masa yang akan datang,” jelasnya.

Sementara itu, Produser Alpha Entertaiment, Indah Shesilya Julia mengatakan, sebagai rumah produksi yang membuat Film Petualang Si Kembar, lebih banyak mengungkapkan terimakasih atas proses produksi filmnya.

“Sehingga semuanya bisa dilaksanakan sesuai agenda yang telah ditentukan,” pungkas Shesilya. (Tim/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here