BETUN, GARDAMALAKA.COM – Demi mengantisipasi dan memutus mata rantai Covid-19, Sekolah Dasar Katolik (SDK) Nurobo, Kabupaten Malaka, Kecamatan Laenmanen, Desa Meotroi melakukan Ujian Semester di rumah, Kamis (14/5/2020) sebagaimana apa yang telah dianjurkan pemerintah untuk belajar dari rumah.

Walaupun dilakukan di rumah namun ujian semester tahun ini tetap dilaksanakan dengan  pengawasan yang  ketat.

Pantauan media, ujian ini dilakukan di alam terbuka, luar rumah dengan tetap menjaga jarak fisik antar siswa.

“Kita melakukan ujian ini di  alam terbuka, di rumah, dan di tempat-tempat yang aman dan terhindar dari perkumpulan banyak orang,” papar Kepala SDK Nurobo, Maria Tai Bau, S.Pd. saat dikonfirmasi awak media.

Maria membeberkan, jumlah siswa yang mengikuti ujian sebanyak 40 orang dan dibagi menjadi 8 titik. Satu titik terdiri atas 5 orang dan diawasi oleh seorang guru, dan bagi siswa yang rumahnya berdekatan akan menjadi satu kelompok.

“Bagi kelas 6 kita akan mengambil hasil atau nilai ujian saat ini dan juga nilai ujian semester dari kelas 1 hingga kelas 5 untuk mendapatkan nilai STTB,” jelas dia.

Ia juga menambahkan, pihaknya harus mengikuti protokol yang berlaku saat ini seperti, mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan sebelum ujian dan sesudah ujian.

Suasana Ujian di Salah Satu Rumah Warga (Foto: Nixon)

Hal tersebut bukan saja berlaku bagi para siswa-siswi tapi berlaku juga untuk para guru pengawas, dan orang tua yang berada di dalam rumah.

Sementara, Wilfrida Un, S.Pd, salah satu Guru yang mengawasi proses ujian ini mengatakan bahwa ia bersama rekan-rekan selalu siap melayani siswa dengan soal ujian yang sudah disiapkan.

“Sebagai guru yang mengawasi proses ujian kami harus selalu siap untuk mengambil soal ujian dari salah satu rumah guru yang terdekat, untuk dibawakan ke setiap lokasi ujian masing-masing” ujarnya.

Lanjut Frida, ujian tersebut diselenggarakan mulai pukul 08:00 Wita hingga 10:00 Wita, dan para siswa-siswi mengikutinya dengan berpakaian bebas rapi.

“Di dalam proses ujian dari rumah ini juga mengikuti anjuran protokol pemerintah dan kesehatan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ujian yang diikuti 40 siswa-siswi kelas 6 tersebut berlangsung selama.5 hari, dan telah dimulai sejak Senin, 11 Mei 2020 dan akan berakhir Jumat, 15 Mei 2020. (Nixon/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here