YOGYAKARTA, GARDAMALAKA.COM – Sebuah kor virtual kembali dihasilkan Vox Laudes Choir (VLC) Yogyakarta di tengah pandemi covid-19.

Kali ini virtual kor yang dibuat terasa lebih spesial. Pasalnya, lagu berjudul “Grande e O Amor“, berbahasa Portuguese, dan dinyanyikan berbagai peserta dengan asal berbeda-beda tanpa menguasai bahasa tersebut sebelumnya.

“Lagu “Grande e o Amor” berceritra tentang Kebesaran Cinta Yesus kepada manusia sampai mati di atas kayu salib demi menyelamatkan manusia. Lagu ini karangan Rocha Monteiro,” ungkap Hendrik Adriano kepada media ini, Sabtu (2/5/2020).

Berikut linknya.

Lagu yang diaransmen Hendrik Adriano dan dinyanyikan oleh Vox Laudes Choir tersebut dipersembahkan untuk dokter Daniel Murphy, seorang dokter senior Timor Leste yang meninggal dunia beberapa pekan lalu (Semoga ia beristirahat dalam damai Tuhan).

“Para penyanyi berasal dari beberapa tempat seperti Dili (Timor Leste), Kefa (TTU), Yogyakarta, Flores, dan Malaka. Dirigennya Hendrik Adriano,” ujar Mici, salah satu peserta Vitual Choir asal Timor Leste.

Terhitung, VLC telah mengasilkan beberapa virtual kor, termasuk Grande e o Amor.

Untuk diketahui, paduan suara ini (VLC) didirikan pada tanggal 14 Desember 2015 di Yogyakarta oleh Hendrik Adriano, putra asal Timor Leste.

Ia sekaligus juga sebagai pelatih, dirigen dan aranger. Sedangkan anggota paduan suara ini dari berbagai latar belakang pendidikan dan kampus.

Paduan suara ini didirikan dengan motto: “Melayani Tuhan dan Sesama dengan suara”. (Kon/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here