BETUN, GARDAMALAKA.COMPenjabat Desa Builaran, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka membagikan 1000 masker gratis berbahan kain tissue kepada masyarakat setempat di tengah keterbatasan masker lantaran pandemi Covid-19. 

Pembuatan masker tersebut dipercayakan pada salah satu  penjahit, Yakobus Nahak yang mengaku dalam pengerjaan mengalami keterbatasan tenaga dan mesin jahit.

Akibat keterbatasan tersebut 1000 masker yang diproduksi harus dilakukan bertahap.

“Sebagian masker yang saya jahit sudah dibagikan pada sebagian masyarakat sambil menunggu jahitan berikutnya untuk dibagikan”, kata Yakobus.

Berdasarkan pantauan media, Kamis (16/4/2020), Penjabat Desa Builaran, Yohanes A. Bria menerapkan aturan ketat tentang keluar masuknya masyarakat ke wilayah Desa Builaran.

“Saya dan relawan akan memperketat penjagaan di wilayah perbatasan desa kami. Jadi, bagi pendatang baru wajib isolasi diri selama 14 hari; siapa saja yang keluar rumah harus menggunakan masker yang sudah kami siapkan ini, karena sudah ada  instruksi dari Pemerintah Daerah, dan ini menjadi kewajiban”, jelas dia.

Ia memaparkan, Desa Builaran merupakan pintu masuk untuk 2 desa lain, yaitu Desa Fatuaruin dan Manumuti Silole. Maka, menurut dia, perlu untuk memperketat keamanan, dan membuka posko Covid-19 dan portal manual untuk menjaga ketertiban masyarakat dan pengguna kendaraan roda dua dan empat.

“Kita akan tetap menjaga kebersihan; dan selalu dalam pantauan kita semua sehingga ada yang datang dari luar daerah wajib melaporkan diri kepada petugas di tingkat desa atau posko yang sudah ada sehingga kita pikirkan langkah selanjutnya untuk mengamankan”, imbuh Pj. Yohanes.

Senada, Sekretaris Desa (Sekdes) Builaran, Alfonsius Tae menyampaikan, anggaran penyediaan 1000 masker ini diambil dari dana desa (DD).

“Jadi, bagi masyarakat yang sudah terima masker harus selalu gunakan ketika melakukan aktivitas di luar rumah”, imbaunya.

Ia menuturkan, motivasi kami membuka posko dan portal menual ini bertujuan untuk mencegah Covid-19 di Desa Builaran dan sekitarnya.

“Kami imbaukan untuk semua, keluar dari rumah wajib menggunakan masker tanpa terkecuali”, tegas Sekdes.

Tambahnya, “sesuai perintah Pemerintah Daerah kami akan memperketat keamanan khusus di desa Builaran; jadi bagi siapa saja yang melintasi desa kami wajib untuk mencatat identitas lengkap di buku tamu yang sudah kami siapkan”, pungkas Sekdes. (Vidi/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here