Sumber: bbc.com

SPANYOL, GARDAMALAKA.COMWabah Virus Corona (Covid-19) di Spanyol mencapai puncak penyebarannya dan berangsur-angsur turun, walaupun banyak penduduk dilaporkan meninggal dunia.

Sebagaimana pemberitaan BBC News Live, Sabtu (4/4/2020) hingga saat ini sudah terdapat 809 orang meninggal dunia dan 7.026 orang telah didiagnosis dengan virus corona di Spanyol dalam 24 jam terakhir.

Hal tersebut mengakibatkan, total 11.744 telah meninggal dunia, sementara jumlah total kasus 124.736. Kondisi ini memosisikan Spanyol memiliki kasus lebih banyak daripada Italia.

Walaupun angka ini menunjukkan situasi suram namun ada harapan, wabah di Spanyol cenderung mulai stabil.

BACA JUGA:
Vatikan Pastikan Perayaan Triduum dan Minggu Paskah Dipimpin Sri Paus dan Disiarkan Media

Dilaporkan BBC, hari Sabtu (4/4) adalah hari kedua berturut-turut di mana jumlah kematian setiap harinya mulai turun.

Ini juga merupakan pertama kalinya dalam tiga hari terakhir bahwa jumlah kematian telah turun di bawah 900.

Sedangkan jumlah infeksi baru adalah 7.472 lebih rendah daripada angka sehari sebelumnya (Jumat-red).

Sumber: bbc.com

Situasi ini rupanya mendukung pernyataan Menteri Kesehatan Spanyol, Salvador Illa awal pekan ini bahwa wabah di negara itu mencapai puncaknya.

Dijelaskan, penduduk Spanyol baru saja mengakhiri masa lockdown selama 3 minggu, di mana pemerintah melarang semua aktivitas kecuali perjalanan penting.

Selain itu, sebagian besar bisnis ditutup.

Meskipun kondisi di Spanyol mulai stabil, akan tetapi Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez diperkirakan akan memperpanjang masa lockdown untuk dua minggu ke depan, hingga setidaknya 26 April 2020. (Tim/Red)

Sumber:
https://www.bbc.com/news/live/ 

BACA JUGA:
China Bisa Atasi Corona Dengan Cepat, Apa Sebab?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here