VATIKAN, GARDAMALAKA.COM – Pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus menyatakan simpatinya kepada dunia di tengah mewabahnya pandemi coronavirus (Covid-19) dengan memberikan berkat “Urbi et Orbi” kepada Kota Roma dan Dunia, di halaman Basilika Santo Petrus, Jumat (27/3/2020) pukul 18.00 Waktu Italia, atau pukul 24.00 WIB atau Sabtu, (28/3/2020) pukul 01.00 WITA atau pukul 02.00 WIT.

Kutipan penting di balik berkat Luar Biasa “Urbi et Orbi” Bapa Suci Fransiskus adalah “Merangkul Tuhan untuk merangkul harapan: itulah kekuatan iman, yang membebaskan kita dari rasa takut dan memberi kita pengharapan.” (Vatican News).

Mengutip Vatican News, Sabtu (28/3/2020) Paus Fransiskus mengadakan Urbi et Orbi khusus pada hari Jumat sore dari tangga Basilika Santo Petrus. Acara sperti ini biasanya hanya terjadi pada Hari Natal dan Minggu Paskah.

Namun, berkat luar biasa ini diadakan saat ini mengingat gentingnya situasi global, yaitu mewabahnya Covid-19 yang menyebabkan kematian di berbagai negara dan lebih dari setengah populasi dunia mengurung diri di rumah mereka untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam keheningan dibarengi derasnya hujan, seperti dilansir Vatican News Jumat (27/3) malam, Paus Fransiskus menyampaikan pesan kepada seluruh umat Kristiani, dan disiarkan melalui berbagai media baik Facebook, YouTube, TV, maupun radio.

Bapa Suci Paus Fransiskus ketika Berdoa di Depan Salib dari Gereja San Marcello Memohon Keselamatan Seluruh Umat Manusia terkait Wabah Virus Corona (Sumber: Vatican News)

BACA JUGA:
Paus Fransiskus Beri Berkat Luar Biasa “Urbi et Orbi” Kepada Dunia, Hadapi Pandemi Virus Corona

Dengan penuh kerendahan hati dan kepasrahan pada kuasa Tuhan, Bapa Suci menyampaikan agar umat Katolik di dunia bermeditasi tentang krisis yang dihadapi dunia saat ini, yaitu pandemi coronavirus (Covid-19), sambil merefleksikan perikop Injil Markus (4: 35-41).

“Pandemi Covid-19 mengingatkan bahwa kita semua berada di kapal yang sama. Maka mari kita berseru kepada Yesus, sama seperti para murid bertanya kepada-Nya, “Guru, apakah Engkau tidak peduli jika kita binasa?” Sebab Dia (Yesus) peduli dengan kita, lebih dari siapa pun”, ujar Sri Paus.

Ditegaskan Paus Fransiskus, iman dimulai “ketika kita menyadari bahwa kita membutuhkan keselamatan” dan tidak mandiri. Jika kita berbalik kepada Yesus dan menyerahkan segala ketakutan (kecemasan) kita kepada-Nya maka Dia akan menaklukkan segalanya.

“Ini adalah kekuatan Tuhan: semua yang baik akan terjadi pada kita, mengalihkan semua hal buruk. Dalam badai kita diberikan-Nya ketenangan, sebab bersama Tuhan hidup tidak pernah mati”, ungkap Sri Paus yang telah berusia 83 tahun.

Paus Fransiskus saat Berdoa di Hadapan Ikon Mary Salus Populi Romani Memohonkan Bantuan Bunda Maria Melindungi Seluruh Umat Manusia dari Wabah Virus Corona (Sumber: Vatican News)

Di tengah badai yang menimpa kita diajak Tuhan “untuk membangunkan kembali dan mempraktikkan solidaritas dan harapan yang mampu memberikan kekuatan, dukungan, dan makna pada saat ini ketika segala sesuatu tampak menggelepar.”

“Di tengah isolasi ketika kita menderita karena kurangnya kelembutan dan kesempatan untuk bertemu, dan kita mengalami kehilangan begitu banyak hal, marilah kita sekali lagi mendengarkan pernyataan penyelamatan kita: Dia bangkit dan hidup di sisi kita,” demikian Bapa Suci dikutip dari Vatican News.

Di penghujung Doa, meditasi dan Adorasi di hadapan Sakramen Mahakudus Paus Fransiskus memberikan berkat Urbi et Orbi, dan mempercayakan seluruh umat manusia ke dalam perlindungan Tuhan dan Bunda Maria. Bapa Suci pun berharap iman seluruh umat tetap teguh sekalipun dalam masa krisis global ini.

“Dari barisan tiang yang merangkul Roma dan seluruh dunia, semoga berkat Tuhan turun atas kita, sebagai pelukan penghiburan. Tuhan, semoga Dikau memberkati dunia, memberikan kesehatan bagi tubuh kami dan menghibur hati kami. Engkau meminta kami untuk tidak takut. Namun iman kami lemah dan kami takut. Tetapi Engkau, Tuhan, tidak akan meninggalkan kami di bawah kekuasaan badai. Katakan lagi: “Jangan takut” dan kami, bersama Santo Petrus, menyerahkan semua kecemasan kami kepada Dikau, karena Engkau pedulikan kami”, demikian doa penutup Paus Fransiskus sambil memberi berkat Urbi et Orbi. (Tim/Red)

Sumber:

  1. https://www.vaticannews.va/
  2. https://www.vaticannews.va/en/pope/news/

BACA JUGA:
Berkat “Urbi et Orbi” Paus Fransiskus sebagai Berkat Peneguhan dan Keselamatan

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here