JAKARTA, GARDAMALAKA.COM – Pemerintah terus bekerja keras menangani dan memerangi wabah virus korona (CoVid-19) tanpa menciptakan kepanikan di masyarakat.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo, Jumat (13/3/2020) saat melakukan kunjungan ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta guna memastikan pengecekan kesehatan dan penanganan terhadap warga yang bepergian keluar-masuk Indonesia.

“Pemerintah tanpa henti mengupayakan peningkatan kesiapan dan ketangguhan negara kita menghadapi pandemi ini dengan langkah-langkah yang serius dan gerak cepat”, ungkap Jokowi.

Itulah mengapa pengawasan ketat diterapkan di bandara Internasional Soeta ini menyusul virus corona yang kian merebak. Hal ini dilakukan dengan menerapkan dua pintu masuk berbeda bagi negara-negara yang sudah diwaspadai.

Para penumpang yang berasal dari negara Tiongkok, Korea Selatan, Iran, dan Italia akan dilakukan pemeriksaan sampai tiga kali. Selain itu, diperiksa dua kali menggunakan thermal scanner dan thermal gun.

Presiden Jokowi saat Kunjungan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng-Jakarta (Foto: fb P-JkW)

Keseriusan dan kerja keras pemerintah ditandai dengan sigapnya lembaga dan instansi yang sudah ditugaskan menelusuri penyebaran virus corona.

Presiden Jokowi mencontohkan, penelusuran terhadap setiap orang yang melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19, itu dilakukan Kementerian Kesehatan dengan bantuan intelijen BIN dan Polri.

Upaya pemerintah juga ditandai dengan telah dibentuknya tim reaksi cepat yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo yang disiagakan di rumah sakit tipe A.

“Untuk menjaga 135 pintu negara di darat, di pelabuhan, di laut, maupun bandara, kita pun telah menerapkan protokol keamanan dan protokol kesehatan”, mengutip akun facebook Presiden Joko Widodo, Jumat (13/3).

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah telah menyiapkan rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19, dari 100 rumah sakit menjadi 132 rumah sakit, lalu sekarang menambahnya dengan 109 rumah sakit TNI, 53 rumah sakit Polri, dan 65 rumah sakit BUMN. Kita juga tengah membangun fasilitas observasi dalam skala besar di Pulau Galang yang saya harapkan selesai minggu depan. (FS/Red)

Sumber: akun facebook resmi Presiden Joko Widodo.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here