Gambar Ilustrsi Virus Corona (Pixabay)
Gambar Ilustrsi Virus Corona (Pixabay)

NATUNA, GARDAMALAKA.COM Corona mengganas, dan beberapa waktu belakangan Virus ini pun menjadi topik terhangat pembicaraan dan diskursus di dunia. Virus tersebut menyita perhatian karena virus ganas ini memiliki penularan yang sangat cepat juga mematikan.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Indonesia membatasi para turis asal China untuk mencegah wabah virus Corona masuk ke wilayah Indonesia dengan menutup jalur akses utama China yang diberlakukan mulai Rabu (5/2).

Oleh karena China menjadi negara pertama merebaknya virus Corona, dan untuk mencegah paparan lebih besar dari virus mematikan tersebut maka Pemerintah Indonesia pada Senin (3/2/2020) mengevakuasi sebanyak 243 warga negara Indonesia yang ada di Provinsi Hubei, Tiongkok.

Saat ini para WNI tersebut sedang menjalani masa observasi di Pulau Natuna sesuai protokol kesehatan yang harus diikuti sebelum mereka bertemu keluarga masing-masing.

Natuna dipilih karena beberapa hal, seperti fasilitas bandara hingga kesiapan tim kesehatan. Sebelumnya, ada beberapa lokasi alternatif untuk evakuasi, seperti Morotai dan Biak.

Presiden Jokowi Memantau Proses Evakuasi WNI di Natuna (Foto: Akun Fb Presiden Joko Widodo)
Presiden Jokowi Memantau Proses Evakuasi WNI di Natuna (Foto: Akun Fb Presiden Joko Widodo)

Presiden Jokowi pun tidak tinggal diam. Ia bersama rombongan mendatangi lokasi evakuasi, Natuna  untuk memantau secara langsung proses evakuasi. Presiden pun mengapresiasi langkah ini.

“Saya mengapresiasi kerja keras semua yang telah terlibat dalam proses evakuasi WNI dari daerah yang sedang dilanda wabah virus Corona ini. Terutama untuk kerja sama tim Kementerian Luar Negeri, TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, BNPB, di bawah koordinasi Menko PMK”, tutur Presiden RI Ketujuh ini.

“Saya juga berterima kasih kepada masyarakat Natuna yang sudah memberikan lampu hijau, mengingat mereka ini adalah saudara-saudara kita sendiri”, tutup Presiden.

Dilaporkan, organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) telah mengeluarkan status darurat kesehatan internasioanl terkait Virus tersebut.

Bahkan hingga Senin (3/2), kasus kematian yang disebabkan oleh virus ini di China mencapai 361 orang, dan 1 kasus kematian ada di Filipina. Sehingga total kematian akibat Virus Corona menjadi 362 meninggal dunia dan sementara 17.238 lainnya terinfeksi virus ganas tersebut. (Selus)

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here